Wabup Kukar Sampaikan Laporan Realisasi Semester Pertama APBD 2021
(H Rendi Solihin saat menyampaikan laporan realisasi semester pertama APBD Kukar)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TENGGARONG- Wakil Bupati Kutai
Kartanegara H Rendi Solihin mewakili Bupati Kutai Kartanegara menyampaikan
laporan Realisasi Semester Pertama Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dan
Pronogsis untuk enam bulan berikutnya tahun anggaran 2021, pada Rapat Paripurna
ke X DPRD Kukar, diruang Rapat Paripurna DPRD Kukar yang juga dilaksanakan secara virtual,Jumat (30/7/2021).
Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Abdul
Rasyid dihadiri para anggota DPRD Kukar dan diikuti kepala OPD secara virtual.
H Rendi Solihin dalam penyampaiannya
mengatakan bahwa Laporan Realsiasi Pertama APBD dan pronogsis enam bulan
berikutnya, dalam rangka memenuhi amanat Permendagri Nomor 77 Tahun 2020
tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah. Laporan semester pertama
yang disampaikan terdiri atas Laporan Realisasi Anggaran (LRA) sampai dengan
semester pertama dan prognosis
Dikatakan H Rendi Solihin, Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun Anggaran 2021
memuat program dan kegiatan yang ditetapkan melalui mekanisme penganggaran dimulai
dari Musrenbang tingkat Desa sampai kepada ang tingkat Kabupaten.
“Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam
melaksanakan Program dan Kegiatan Pembangunan telah dirumuskan dan mengacu
kepada Visi dan Misi yang diimplementasikan dalam Renstra dan Renja”katanya.
Realisasi pendapatan, belanja dan pembiayaan
sampai semester pertama 2021 dapat disampaikan bahwa untuk Pendapatan terealisasi
sebesar Rp1.294.494.779.531,84, atau
sebesar 34,21% dari anggaran sebesar Rp3.784.318.687.726,00. Prognosis enam
bulan kedepan terhadap pendapatan sebesar Rp2.723.000.052.240,34 atau 71,95%.
Realsiasi Pendapatan diuraikan sebagai
berikut, Pendapatan Asli Daerah (PAD) per 30 Juni 2021 sebesar Rp144.567.095.536,84 atau 30,71% dari target anggaran yang telah
ditetapkan, dan Pendapatan Transfer per 30 Juni 2021 mencapai Rp1.149.927.683.995,00
atau 34,70%.
Kemudian pada Belanja, Realisasi Belanja
Daerah semester pertama Tahun Anggaran 2021 secara keseluruhan menyerap
anggaran sebesar Rp1.453.639.344.282,42 atau 32,37% dari anggaran sebesar Rp4.491.135.395.228,88.
Prognosis enam bulan kedepan terhadap Belanja sebesar Rp3.702.957.120.078,63 atau
82,45%.
Realisasi Belanja sampai dengan semester
pertama tersebut dapat diuraikan sebagai berikut , Belanja Operasi yang
meliputi belanja Belanja
Pegawai, Belanja Barang dan Jasa, Belanja Hibah, dan Belanja
Bantuan Sosial terealisasi sebesar Rp1.152.948.934.068,42 atau 35,39% dari anggaran sebesar
Rp3.257.424.743.907,99 .
Selanjutnya adalah Belanja Modal yang
meliputi Belanja Modal Tanah, Belanja Modal Peralatan dan Mesin, Belanja Modal
Gedung dan Bangunan, Belanja Modal Peralatan Mesin, Belanja Modal Jalan, Irigasi
dan Jaringan, dan Belanja Modal Aset Tetap Lainnya terealisasi sebesar Rp170.498.711.823,00 atau 24,41% dari anggaran sebesar Rp 698.516.834.320,89.Dan
belanja tak terduga senilai Rp40.000.000.000,00 untuk penanganan Covid-19.(awi/adv)